Untuk pertama kalinya, Timnas Garuda berhasil melangkah ke Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Jumat, 13 Jun 2025 09:00 WIB
Sekira 69 ribu penonton memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, malam itu. Sorak sorai menggema dan pelukan penuh haru mewarnai tribun stadion bersejarah itu saat Ole Romeny dengan tenang menaklukkan kiper Cina melalui titik putih. Gol tunggal itu mengantarkan Timnas Indonesia 1-0 atas sang tamu dalam laga sarat makna.
Dan malam itu pun tercatat dalam sejarah: untuk pertama kalinya, Timnas Garuda berhasil melangkah ke Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Mimpi jutaan pecinta sepak bola tanah air untuk melihat Timnas berlaga di Piala Dunia yang dulu nampak begitu jauh, kini tinggal selangkah lagi.
Timnas Indonesia dipastikan menjadi salah satu dari enam tim yang akan berlaga di Ronde Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Kepastian ini diperoleh usai Skuad Garuda berhasil mengunci posisi keempat pada klasemen akhir grup C di ronde ketiga. Selain Indonesia, lima negara lain yang juga lolos ke fase ini adalah Arab Saudi, Iraq, Uni Emirat Arab, Qatar dan Oman.
Nantinya, keenam tim yang lolos dalam pertarungan ronde keempat ini akan dibagi ke dua grup. Masing-masing juara grup akan langsung lolos ke Piala Dunia 2026. Kemudian 2 tim runner-up akan melakoni Kualifikasi Ronde 5, untuk memperebutkan 1 tiket ke babak playoff antarkonfederasi.
Euforia yang memuncak usai timnas berhasil mengalahkan Cina dan memastikan diri lolos ke ronde keempat nyatanya hanya bertahan sekejap. Lima hari setelah pesta di Gelora Bung Karno (GBK), Skuad Garuda luluh lantak saat harus bertandang ke Osaka, Jepang. Skuad asuhan Patrick Kluivert harus menelan kekalahan telak 0-6 dari Daichi Kamada dan kawan-kawan.
Pengamat sepak bola, Aun Rahman, menilai situasi ini mencerminkan perjalanan Timnas Indonesia sepanjang fase kualifikasi sebagai sesuatu yang penuh dinamika—naik turun dan tak terduga– layaknya sebuah roller coaster.
“Penampilan Timnas di R3 Asian Qualifiers ini cukup roller coaster. Mulai spektakuler nahan imbang Saudi di kandang mereka, laga kontroversial lawan Bahrain, sampai ya dua kali dapat pelajaran dari timnas terbaik di Asia, Jepang,” ujarnya saat dihubungi Tirto, Kamis (12/6/2025).
Aun melihat bahwa dari sisi taktikal, timnas sudah mulai menemukan cara bermain yang pas untuk diterapkan ke depan. Pola bermain yang mengandalkan pertahanan rapat dan transisi cepat dinilai cocok dengan karakter skuad Garuda saat ini.
Nantinya, keenam tim yang lolos dalam pertarungan ronde keempat ini akan dibagi ke dua grup. Masing-masing juara grup akan langsung lolos ke Piala Dunia 2026. Kemudian 2 tim runner-up akan melakoni Kualifikasi Ronde 5, untuk memperebutkan 1 tiket ke babak playoff antarkonfederasi.
Euforia yang memuncak usai timnas berhasil mengalahkan Cina dan memastikan diri lolos ke ronde keempat nyatanya hanya bertahan sekejap. Lima hari setelah pesta di Gelora Bung Karno (GBK), Skuad Garuda luluh lantak saat harus bertandang ke Osaka, Jepang. Skuad asuhan Patrick Kluivert harus menelan kekalahan telak 0-6 dari Daichi Kamada dan kawan-kawan.
Pengamat sepak bola, Aun Rahman, menilai situasi ini mencerminkan perjalanan Timnas Indonesia sepanjang fase kualifikasi sebagai sesuatu yang penuh dinamika—naik turun dan tak terduga– layaknya sebuah roller coaster.
“Penampilan Timnas di R3 Asian Qualifiers ini cukup roller coaster. Mulai spektakuler nahan imbang Saudi di kandang mereka, laga kontroversial lawan Bahrain, sampai ya dua kali dapat pelajaran dari timnas terbaik di Asia, Jepang,” ujarnya saat dihubungi Tirto, Kamis (12/6/2025).
Aun melihat bahwa dari sisi taktikal, timnas sudah mulai menemukan cara bermain yang pas untuk diterapkan ke depan. Pola bermain yang mengandalkan pertahanan rapat dan transisi cepat dinilai cocok dengan karakter skuad Garuda saat ini.